Capaisukses

Penjelasan Tumbuhan Dikotil

by Tofik Online

dollar-sign

Tumbuhan Dikotil – Tumbuhan berbiji dua (Dikotil) merupakan kelompok tanaman berbunga, dengan ciri khas mempunyai sepasang daun lembaga atau kotiledon (daun yang terbentuk pada embrio), dan tumbuhan ini mempunyai kelompok biji yang sifatnya membelah dua dari tahap biji sampai menjadi biji. Tumbuhan monokotil sering disebut juga tumbuhan berbiji tunggal, yaitu bijinya tak membelah karena hanya mempunyai daun lembaga. Tumbuhan monokotil bermanfaat bagi manusia karena dapat dijadikan sebagai sumber pangan, sumber bahan baku industri, zat pewarna, dan sumber energi nabati.

Tanaman Dikotil

Tanaman Dikotil

Tumbuhan dikotil diakui oleh sistem Crouquist sebagai takson dan di beri nama kelas magnoliopsida. Nama ini terbentuk dari mengubah akhiran –aceae dengan akhiran – opsida sehingga terbentuklah nama Magnoliopsida. Nama ini di gunakan sebagai nama takson untuk tanaman berbunga selain tanaman Monokotil. Kelas Dicotyledoneae adalah nama yang digunakan sistem pengelompokan jenis tamanan berbunga namun sekarang nama tersebut di ubah menjadi Magnoliopsida sebagai nama baru untuk kelas tanaman berdaun lembaga dua (Dikotil)

Berikut merupakan beberapa contoh tumbuhan dikotil disekitar kita :

  1. Rambutan,
  2. Kacang tanah,
  3. Belimbing,
  4. Mangga, dll.

Bentuk akar tumbuhan dikotil mempunyai ciri yang beda dengan tumbuhan berbunga lainnya, akar dan batangnya dapat berkembang menjadi besar.

Tumbuhan dikotil mempunyai sistem akar tunggang dengan ciri :

  1. Tidak mempunyai tundung akar (Kaliptrogen),
  2. Mempunyai keping biji (Kotiledon) yang berjumlah 2,
  3. Akar dan batang perkembangannya dapat menjadi besar,
  4. Mempunyai kelopak bunga yang jumlahnya kelipatan dari 4 atau 5,
  5. Mempunyai kandungan kambium pada akar dan batang,
  6. Mempunyai pola tulang daun / bentuk sumsum yang menjari / menyirip,
  7. Dan tidak mempunyai pelindung akar (koleorhiza) dan pelindung batang (Koleoptil).

Struktur-struktur pada tumbuhan dikotil

Struktur Anatomi Akar
Pada tumbuhan dikotil dan monokotil mempunyai susunan pembentuk akar yang berbeda. Secara umum susunan pembentuk akar terdiri dari sistem berkas pembuluh (yang terdiri dari xilem dan floem), jaringan epidermis, serta jaringan dasar (yaitu endodermis, empulur, dan korteks).

Struktur Anatomi Batang
Susunan pembentuk batang secara umum adalah sistem jaringan dasar ( empulur dan korteks), epidermis ( yang berkutikula,kadang terdapat stomata), dan sistem berkas pembuluh (xilem dan floem). Dalam tumbuhan monokotil dan dikotil sistem berkas pembuluh ini mempunyai susunan yang berbeda, pada tumbuhan dikotil xilem dan floem susunannya melingkar sedangkan pada monokotil xilem dan floem susunannya tersebar.

Struktur Anatomi Daun
Dalam susunan pembuntuk daun terdiri atas sistem jaringan dasar, sistem berkas pembuluh (xilem dan floem) pada tulang daun dan epidermis (yang berkutikula, serta memiliki stomata). Pada tumbuhan dikotil sistem jaringan dasar (Mesofi) terdiri atas bunga karang dan jaringan pagar yang dapat di bedakan, sedangkan pada tumbuhan monokotil khususnya famili graminae tidak dapat di bedakan.

Artikel ini menjelaskan tentang tumbuhan dikotil dan sistem penyusunnya, tidak ada salahnya jika anda membaca untuk menambah pengetahuan anda.

Leave a Comment

Previous post:

Next post: