Capaisukses

Puisi Patah Hati

by Tofik Online

dollar-sign

Puisi Patah Hati – Sedih rasanya jika kita Putus Cinta sama pacar, rasanya sedih dan pilu seperti puisi patah hati. Coretan Puisi patah hati pantas di lantunkan bila hati mengalami cinta yang gagal. Tapi rasa marah tidak baik untuk kita, alangkah baiknya kita tuangkan ke dalam puisi patah hati. Jangan buang kata-kata patah hati, agar lebih bermanfaat untuk orang lain alangkah baiknya kita membuat kumpulan puisi patah hati. Tofik Online mempunyai sedikit kumpulan puisi yang bisa di bilang ini puisi menyedihkan.

Semenjak Kau Pergi

Seluruhku lumpuh
jiwaku tenggelam dalam telaga
berair keruh
kakiku terpaku pada jejak terakhir
kau goreskan
aku tidak bisa lagi melangkah
tuk menangis pun korneaku sudah kering
aku menunggu hari pembusukan
ketika belatung menggerayangiku
namun aku masih punya akal

Puisi Patah Hati Ini

Aku sudah tak bisa menangis…
karena sudah tak ada air mata lagi…
aku sudah tak bisa berdoa…
karena sudah tak ada kata lagi…
aku sudah tak bisa berusaha…
karena sudah tak ada kekuatan lagi…

kenapa kamu masih belum mengerti…
apa arti dirimu untukku…
kenapa kamu masih belum sadar…
apa arti hadirmu untukku…
kenapa kamu masih belum melihat…
apa arti KAMU untukku….

bisakah kamu sadar ?? mengerti?? melihat??
apalagi merasa??…
memang aku hanya mondar mandir di depanmu setiap hari…
memang aku hanya jadi teman biasa untukmu..
tapi cobalah sadar, mengerti, lihat, dan rasakan…
apa arti KAMU bagiku…

sudah lah….
aku tak kuat lagi…
maafkan aku kalau aku membisu…
bukan karena aku lelah…
bukan karena santunku hilang…
tapi memang…
hati ini sudah tak mengerti hadirmu…
hati ini sudah mencapai batas untuk terus maju…
hati ini sudah tak bisa lagi menjadi yang terbaik bagimu…

tapi ya biarlah yang berlalu, berlalu…
dan aku akan selalu menunggu di sini dalam kesunyian…
kembali menatapi apa yang harus ku cari…
dan memang ada yang lebih baik untukmu…. puisi patah hati….

Remuk Hati Ini

senja menutupi mega
rintik gerimis mewarnai hari
hati yang telah patah
terbasahi hujan air mata

kau pergi tiada pamit
tetes darah yang kau tinggalkan
menjadi luka di hati

Ya Allah…..
tempatkan lah ia di surga-Mu
pertemukan lah kami
dengan Kasih dan Ridha-Mu
Amien.

Pikirkanlah
Nafas-nafas yang tiada ujung pangkalan Yang maya, mengapa tumbuhkan harapan
Yang semu mengapa kau jadikan tumpuan
Rindu itu bertaut, bukan dengan bayangan
Pikirkanlah
Kepada siapa berlabuhnya sebuah hati
Berapa lama lagi engkau akan bermimpi
Raga semakin ringkih membawa diri
Raga kian tak sabar menunggu mati
Hai jiwa,
Kegersangan merindu siraman
Kehausan jangan membawamu mereguk lautan
Sesuatu tengah dicari, belum lagi kau temui
Akankah disini engkau dapati…
Kian maya saat dirasa nyata
Jangan bersandar pada nyanyian indah
Jangan berkaca pada cermin yang pecah
Bersandarlah di tepi malam
Ketika selimut membuai tiap hati insan
Percayalahpada kekuatan doa
Karena Dia Maha Mengabulkan

Puisi Patah Hati adalah …
Saat cokelat serasa tai kucing
Dikala makan roti berasa duri
Diam dianggap makian
Ketidakpedulian dianggap serangan

Puisi Patah Hati adalah hujan bulan juni kata Sapardi Djoko Damono
Puisi Patah Hati adalah hujan dan ayam kata Sutardji CB
Puisi Patah Hati adalah tambur mainan anak-anak di negeri ajaib kata Rendra
Puisi Patah Hati adalah guci retak kata Goenawan Mohamad
Puisi Patah Hati adalah bayi mati tak mati mati mati kata Mira Sato
Puisi Patah Hati adalah cakrawala tanpa batas dan berdoa
dan menyatakan cinta kata Taufik Ismail

Puisi Patah Hati …tak akan pernah mati
Walau dibunuh seribu kali …

Tidak ada salahnya bukan jika sedang mengalami pengalaman yang tidak mengenakkan dengan wanita kemudian kita menuangkannya dalam puisi patah hati. Semoga buat teman-teman yang lagi patah hati bisa menuangkan ke dalam Puisi Cinta, Puisi Romantis atau menuangkan perasaannya seperti Puisi Patah Hati di atas.

{ 2 comments… read them below or add one }

hendryan2 August 11, 2011 at 2:30 pm

pupus bagai di telan bumi
merebak sampai ke palung hati
hilang sudah rasa ini
ketika pergi bayangan sunyi

Reply

Aryani lestari putri July 17, 2012 at 10:37 am

Kau bagaikan angin yg tiba-tiba datang di kehidupan ku lalu kau pergi begitu saja tanpa memikirkan perasaan ku…..

Reply

Leave a Comment

{ 1 trackback }

Previous post:

Next post: