Capaisukses

Psikologi Perkembangan Anak pada Usia Dini

by Tofik Online

dollar-sign

Psikologi Perkembangan Anak – Saat ini mengenai perkembangan dan pertumbuhan anak sangatlah tidak bisa dipisahkan. Pertumbuhan psikis anak sangatlah berhubungan dengan perkembangan fisik dan motorik anak. oleh karena itu perkembangan dan pertumbuhan anak secara menyeluruh berkaitan dengan psikologi perkembangan anak usia dini. Masa keemasan anak pada usia dini merupakan istilah nya dimana anak akan mengalami suatu periode dan berbagai pengaruh dan rangsangan dari luar akan sangat peka dan sensitive terhadap mereka. Masa keemasan dari masing-masing anak itu sendiri akan terpengaruh dari laju pertumbuhan dan perkembangan anaknya. Tingkat perkembangan akan sangat drastis pada anak ketika pada masa keemasan tersebut, seperti perkembangan sosial dan fisik, perkembangan motorik, perkembangan emosi, hingga perkembangan berfikirnya.

Saat anak berusia 0-8 tahun akan terjadi lonjakan dari perkembangan ini, dan pada periode selanjutnya tidak akan terjadi lagi lonjakan perkembangan ini. Khususnya saat perkembangan dini pada anak, perhatian khusus dari kedua orang tua harus betul – betul diutamakan, karena dalam hal ini kehidupan anak di masa yang akan datang tentunya akan sangat berpengaruh. Mengenai perkembangan anak ada beberapa hal guna mendukung hal tersebut yang harus di perhatikan oleh kedua orang tua, diantaranya :

Perkembangan kognitif anak terbagi ke dalam beberapa tahap:

• Tahap Formal Operasional
Psikologi perkembangan anak pada tahap ini, anak mulai beranjak sebagai seorang remaja akan di mulai pada tahap ini. Secara hipotik yakni anak akan dapat memecahkan berbagai masalah dengan penggunaan hipotesis yang relevan. hal hal yang menggunakan prinsip-prinsip abstrak sudah mampu mereka tampung dan fikirkan, sehingga pelajaran yang bersifat abstrak seperti agama, matematika dan pelajaran-pelajaran lainnya dapat mereka terima di sekolah.

• Tahap konkret operasional
Psikologi perkembangan anak pada tahap ini anak akan dapat berfikir secara rasional dan dapat menjalankan operasional akan dapat dilakukan oleh sang anak. Pada tahap ini anak akan dapat melakukan kegiatan – kegiatan seperti membagi, menderetkan, penggabungan,melakukan pemisahan, melipat, dan menyusun. Biasanya pada anak yang berusia 7-11 tahun akan berlangsung tahap konkret operasional.

• Tahapan Pra-Operasional
Psikologi Perkembangan Anak pada tahap ini, berbagai rangsangan yang masih terbatas akan di terima anak pada tahap ini. Meskipun belum mampu secara abstrak dalam berfikir, masih bersifat statis dalam pola fikirnya, serta masih tatap terbatas mengenai persepsi tempat dan waktu namun dalam kemampuan anak dalam berbahasa mulai berkembang. Dalam hal ini anak yang berusia 2-7 tahun pada tahap pra-operasional nya mulai berkembang.

• Tahap Sensorimotor
Psikologi perkembangan anak pada tahap ini gerakan – gerakan reflek akan mampu dilakukan oleh sang anak. Seperti beberapa contoh yakni anak akan sudah mulai mengerti dan menemukan cara baru, berbagai eksperimen akan dapat dilakukan, guna mencapai tujuannya anak akan mulai menggunakan peralatan dan berbagai hal, berbagai kejadian yang menurutnya menarik akan mulai mereka produksi, dan akan mulai mengembangkan kebiasaan – kebiasaan awal. Dalam hal ini anak yang berusia 0-2 tahun tahap sensorimotornya akan mulai terjadi.

Perkembangan sosio emosional anak terbagi ke dalam beberapa tahap, yaitu:

• Psikologi perkembangan anak pada tahap berinisiatif versus bersalah ( initiative versus guilt )
Tahap ini terjadi pada anak berusia 4-5 tahun. Orang tua pada masa ini sudah mulai terlepas dari anak, karena sang anak sudah dapat berhubungan dengan lingkungan dan mampu bergerak bebas. Pada diri anak dalam kondisi ini dapat menimbulkan inisiatif, namun jika anak belum mampu berinteraksi dengan lingkungan dan orang tua belum bisa terlepas dari sang anak maka pada diri anak akan muncul rasa bersalah pada diri mereka.

• Psikologi perkembangan anak pada tahap Mandiri Ragu ( Autonomy vs Shame )
Pada tahap ini terjadi pada anak berusia anak 2-3 tahun, apabila sang anak sudah mampu menguasai anggota tubuh secara keseluruhannya maka perasaan mandiri pada sang anak akan muncul, selain itu jika sebuah kepercayaan tidak diberikan dari lingkungan pada tahap ini maka sifat malu dan ragu akan muncul.

Perkembangan bahasa anak usia dini terbagi ke dalam beberapa tahap, yaitu:

• Psikologi perkembangan anak pada periode prelingual
Periode ini terjadi pada usia 0-1 tahun. Untuk dapat berkomunikasi pada orang tua nya anak akan selalu mengoceh dan ini merupakan ciri utama dari periode ini. Saat menerima stimulus dari luar anak masih bersifat pasif tetapi selain itu respon yang berbeda akan di terima oleh sang anak. misalnya : jika kepada orang yang tidak dikenalnya dan ditakutinya maka anak akan menangis dan sebaliknya jika kepada orang yang dikenalnya maka dia akan akan tersenyum.

• Psikologi perkembangan anak pada periode Lingual
Pada periode ini terjadi pada tahun 1-3,5 tahun. Membuat sebuah kalimat akan mampu dilakukan oleh sang anak pada tahap ini, percakapan dapat dilakukan dengan orang lain meskipun hanya satu atau dua patah kata.

• Psikologi perkembangan anak pada periode Diferensiasi
Pada periode ini terjadi pada anak berusia 2,5 – 5 tahun. Sesuai dengan peraturan tata bahasa yang baik dan benar sang anak akan mempunyai kemampuan dalam berbahasa. Dilihat dari segi kualitas dan kuantitas perbendaharaan katanya sedang berkembang secara baik.

Sudah mulai mengertikah anda tentang penjelasan di atas. Bagi sebagian orang tua mungkin anda masih banyak yang belum anda pahami dan mengerti. Dengan anda membaca artikel ini anda akan lebih menambah pengetahuan anda terhadap buah hati tentang bagaimana psikologi perkembangan anak.

{ 2 comments… read them below or add one }

hanik afifah November 19, 2012 at 3:45 pm

bagus…tapi sayang

Reply

marhaedah April 1, 2013 at 8:36 am

okey sip….

Reply

Leave a Comment

Previous post:

Next post: