Capaisukses

Kumpulan Puisi Ramadhan

by Tofik Online

dollar-sign

Kumpulan Puisi Ramadhan – Mari meriahkan bulan ramadhan ini dengan nuansa yang penuh dengan ramadhan hehe… Puisi ramadhan ini sangat pas sekali untuk bulan ramadhan. Tentunya banyak sekali temen-temen yang mencari sesuatu di internet yang bertajuk ramadhan di antaranya kumpulan puisi ramadhan di bawah ini pasti banyak yang cari pada bulan ramadhan ini.
Puisi ramadhan oleh Vindy Putri

Puisi ramadhan: Kurma Ramadhanku

Sejuk hati ini,
Mengingat Allah berpeluk hati
Debur ombak
Dasyatnya topan
Sekecil pohon kurma melindungiku

Air mata emosi
Terbakar amarah
Menjadi datu
Namun manisnya kurma
Melamurkan semua

Tak kusangka ramadhanku penuh kerikil
Kerikil-kerikil tumpul
Namun tak semua kerikil,
Kutemukan satu kurma sebagai hikmah ramadhanku

Puisi ramadhan: Taubat di Bulan Ramadhan

Dulu tidak serajin ini
Shalat lima waktu,
Mengaji tadarus,
Melengkapi dengan shalat sunah
Hingga berdzikir disela kesibukan

Dulu acuh tak acuh
Bermain sampai lelah
Tidur pulas hingga pagi
Meninggalkan serangkaian shalat
Hingga mengucap kata-kata tak pantas

Sekarang berbeda
Bulan ramadhan mendapat berkah
Telapak tangannya dicuci bersih
Mulutnya dikumur bersih
Kotoran hidungnya mengilang bersih
Wajahnya cerah bersinar
Lengannya lembab bersih
Rambutnya basah dan segar
Telinganya terbasuh sejuh
Hingga kakinya dingin bersih…

Dan kembali ke jalan Allah
Di bulan suci Ramadhan ini

Puisi ramadhan: Sedari Kecil

Masih kecil pintar puasa
Menitih pahala sedari kecil
Berlama-lama menahan haus
Meski hasrat ingin air susu

Masih kecil pintar puasa
Belajar ibadah sedari kecil
Bersabar-sabar manahan emosi
Meski hasrat ingin menangis

Masih kecil pintar puasa
Mencari hikmah saat bermain
Tidur terlelap menahan lapar
Meski hasrat ingin terlelap kenyang

Sedari kecil mencintai ibadah
Jika sudah besar ahli ibadah
Menitih pahala hingga tua
Kelak masuk surga dalam kenikmatan

Puisi ramadhan: Sahur…, Sahur…!

Pagi buta yang sangat buta
Tatkala bulan bersembunyi
Tatkala matahari tertidur
Pijakkan kaki pada lantai yang dingin
Mata air pun layaknya samudra es

Semua tahu inilah udara terdingin dalam kehidupan
Semua tahu inilah saat mata terlelelap manja
Namun semua tahu, inilah saatnya niat ‘tuk berpuasa

Puisi ramadhan: Kunanti Hari Fitri

Lantunan doa mengalir sekujur darah
Melekat sungguh lekat
Pejamkan mata menyusup makna
Resapi bagian terkecil kehidupan
Teringat setitik hina dan seluas pandangan dosa
Terkeruk pasrah sucikan diri
Aduhai ringan tubuh ini
Melayang lepas tinggalkan bait-bait pahit
Malam hilang terbitlah sang fajar
Mencerahkan gelap dengan dinginnya embun
Kunanti hari fitri itu
Penuh harap kan fitrah diri

Bagaimana? Bagus bukan puisi ramadhan di atas yang di buat oleh Vindy Putri. Seperti biasa bila temen-temen ingin menambahkan kumpulan puisi ramadhan di atas bisa melalui kolom komentar yang ada di bawah.

Leave a Comment

Previous post:

Next post: