Capaisukses

Gejala Stroke, Kenali Sejak Dini!

by Tofik Online

dollar-sign

Untuk mengetahui gejala stroke dapat dilakukan dengan cara AKSI, yaitu kenali asimetri wajah, kaki atau lengan lumpuh, mengalami sulit berbicara atau pelo, sehingga perlu dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan yang insentif. Stroke sendiri mempunyai pengertian, yaitu suatu penyakit yang disebabkan oleh penyumbatan aliran darah ke otak atau pecahnya pembuluh darah sehingga otak kekurangan nutrisi dan oksigen. Penanganan bagi penderita stroke yang memilih di rawat di rumah sakit adalah mengetahui reaksi yang dialami penderita stroke terhadap tanda-tanda stroke. Usahakan untuk segera membawa penderita stroke ke rumah sakit agar segera mendapatkan perawatan.

Stroke

Stroke

Siapa saja yang bisa terkena stroke?

  • Pertama, yaitu pria yang berumur 45 tahun dan wanita yang berumur 55 tahun.
  • Kedua, yaitu orang memiliki riwayat stroke dalam keluarganya atau memiliki riwayat stroke sebelumnya.
  • Ketiga, orang yang mempunyai kolestrol tinggi.
  • Keempat, orang yang menderita diabetes atau kencing manis.
  • Kelima, orang yang memiliki tekanan darah tinggi. Dan keenam, yaitu orang yang menderita penyakit jantung. Selain itu pengkonsumsi alkohol, penderita kegemukan, perokok pasif maupun aktif dan orang yang kurang berolahraga atau inaktivitas fisik. Bila Anda mengetahui seseorang mengalami gejala stroke, sebaiknya segera hubungi ambulans gawat darurat yang mempunyai fasilitas peralatan yang lengkap dan petugas yang terlatih.

Apa yang harus dilakukan agar tehindar dari gejala stroke?

Anda dapat memeriksakan diri ke dokter, misalnya dengan memeriksa kondisi jantung menggunakan Ekokardiografi, rekam jantung/ EKG, Treadmill/ Stress Test, Doppler Karotis, Dopppler Transkranial/TCD dan mengetahui tekanan darah.

Setelah itu ada cara lain untuk mengetahui gejala stroke yakni, melakukan pemeriksaan darah untuk mengetahui gula darah, kadar kolestrol dan penyebab stroke lainnya. Anda juga perlu menanyakan ke dokter untuk mengetahui apakah ada penyempitan atau penyumbatan pada pembuluh darah. Dan yang terpenting lakukan pemeriksaan kesehatan dan konsultasikan ke dokter secara rutin.

Mitos dan fakta mengenai gejala stroke

Ada mitos yang mengatakan bahwa stroke tidak dapat dicegah. Sebenarnya mitos tersebut tidak benar, karena stroke dapat dicegah dengan mengenali gejalanya dan mengendalikan faktor resiko yang dimiliki. Dan ada juga mitos lain yang mengatakan bahwa orang yang masih muda akan terhindar dari stroke. Namun kenyataannya stroke dapat menyerang semua usia. Ada hal yang perlu Anda ingat, semakin usia bertambah, maka dapat meningkatkan resiko terkena stroke.

Ada mitos lain, yaitu seseorang beranggapan dengan menunggu dapat menghilangkan gejala stroke. Kenyataannya menunggu merupakan kesalahan besar yang tidak perlu Anda lakukan, segera bawa penderita ke rumah sakit. Karena begitu berharganya dalam menyelamatkan fungsi otak.

Selain itu ada juga seseorang penderita stroke yang mengatakan bahwa pada saat terkena stroke, dia merasakan nyeri. Hal ini tidak benar, karena kenyataannya nyeri bukanlah tanda dari stroke. Sehingga diperlukan kewaspadaan terhadap gejala stroke. Semoga artikel yang membahas tentang gejala stroke memberikan manfaat pada pembaca.

Leave a Comment

Previous post:

Next post: