Capaisukses

Cara Mendirikan Perseroan Terbatas ( PT )

by Tofik Online

dollar-sign

Cara mendirikan perseroan terbatas mungkin masih terlihat sulit bagi sebagian orang. Perseroan terbatas ( PT ) merupakan badan hukum yang modalnya berasal dari saham-saham, dimana pemilik dari PT adalah mereka yang memiliki saham tersebut. Saham ini bisa diperjualbelikan sehingga secara tidak langsung kepemilikan perusahaan juga bisa berubah, dan perubahan ini tidak mengharuskan perusahaan tutup atau perubahan kepemilikan tidak akan mengganggu operasional perusahaan. Besarnya modal dari suatu perseroan terbatas sudah tercantum dalam anggaran dasar. Dalam perseroan terbatas perusahaan memiliki harta sendiri, dimana harta ini tidak bercampur dengan harta pemilik. Tanggung jawab pemilik hanya sebatas dari saham yang dimilikinya sehingga satu orang boleh memiliki lebih dari 1 saham. Saham-saham inilah yang nantinya menjadi bukti kepemilikan suatu perusahaan.

Perseroan Terbatas

Karena kepemilikan perusahaan hanya terbatas pada besar kecilnya saham yang dimiliki serta harta perusahaan yang terpisah dengan pemiliknya maka jika perusahaan memiliki hutang yang jumlahnya melebihi kekayaan perusahaan, itu adalah tanggung jawab perusahaan bukan tanggung jawab pemilik saham. Dan jika perusahaan mendapatkan keuntungan maka keuntungan tersebut akan dibagi sesuai dengan ketentuan yang sudah ditetapkan. Bagi para pemilik saham, mereka akan mendapatkan dividen yaitu bagian dari hasil keuntungan yang diperoleh perusahaan yang menjadi hak para pemegang saham dan besar-kecilnya bergantung pada keuntungan yang diperoleh oleh perusahaan. Selain dari saham, modal perusahaan juga bisa berasal dari obligasi, para pemilik obligasi akan mendapatkan bunga tetap artinya besar-kecilnya bunga ini tidak dipengaruhi oleh keuntungan yang diperoleh perusahaan, bahkan ketika rugi perusahaan tetap harus membayar bunga sesuai dengan ketentuan yang telah disepakati. Nanti akan kami jelaskan beberapa syarat yang menjadi salah satu cara mendirikan Perseroan Terbatas.

Untuk mendirikan suatu PT, pemerintah telah menetapkan beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh pemohon.

Berikut ini adalah syarat umum yang menjadi salah satu cara mendirikan perseroan terbatas, yaitu :
1. Foto Copy KTP (pemilik saham dan pengurus), minimal 2 orang
2. Foto Copy KK (kartu keluarga ) penanggung jawab/Direktur
3. Nomor NPWP penanggung jawab
4. Pas photo 2 lembar dengan ukuran 3×4 untuk penanggung jawab
5. Foto Copi PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) tahun terakhir dan sesuai dengan domisili perusahaan
6. Foto Copy bukti kepemilikan usaha atau surat kontrak/sewa kantor.
7. Jika pengelola gedung berdomisili di gedung perkantoran maka harus menyertakan surat keterangan domisili
8. Untuk perusahaan yang berdomisili dilingkungan perusahaan dan berada di luar Jakarta biasanya diminta untuk menyertakan surat keterangan RT / RW, jika dibutuhkan
9. Perusahaan harus sudah memiliki stempel, meskipun itu hanya bersifat sementara, ini untuk mengurusi perijinan
10. Kantor harus berada pada wilayah non pemukiman misalnya di wilayah Perkantoran / Plaza atau Ruko
11. Sertakan pula foto kantor bagian depan dan dalam (ruangan yang berisi meja, kursi, computer / alat-alat yang mendukung operasional perusahaa juga 1-2 karyawan yang ada didalamnya)
12. Setelah pengajuan, petugas perijinan akan melakukan survey terhadap perusahaan anda.

Berikut ini adalah cara mendirikan perseroan terbatas berdasar pada UU no. 40/2007, yaitu :
1. Pasal 7 ayat 1 menyatakan bahwa pendiri minimal 2 orang atau lebih
2. Akta Notaris yang berbahasa Indonesia
3. Pasal 7 ayat 2 dan 3 menyatakan bahwa setiap pendiri harus mengambil bagian atas saham kecuali dalam rangka peleburan
4. Pasal 7 ayat 4 menyatakan bahwa akta pendirian harus disahkan oleh Menteri Kehakiman dan diumumkan dalam BNRI
5. Pasal 32 da 33 juga menyebutkan bahwa Modal dasar minimal 50 juta dan modal disetor minimal 25% dari modal dasar
6. Dalam pasal 92 ayat 3 dan pasal 103 ayat 3 disebutkan bahwa perusahaan minimal memiliki 1 direktur dan 1 komisaris
7. Pemegang saham harus WNI atau Badan Hukum yang didirikan menurut hukum Indonesia, kecuali PT dan PMA
Ini semua merupakan syarat formal yang harus dilengkapi dalam pendirian suatu Perseroan Terbatas.

Selain itu, cara mendirikan perseroan terbatas harus mengikuti beberapa prosedur, yaitu :
1. Dalam pendirian suatu PT, perusahaan harus menggunakan akta resmi yang dibuat oleh notaris. Selain itu dalam akta juga harus tercantum nama PT, modal, bidang usaha, alamat dan lainnya.
2. Setelah akta yang telah dibuat tadi harus disahkan oleh menteri Hukum dan HAM, dan harus memenuhi syarat sebagai berikut :
– Modal yang ditempatkan dan disetor paling sedikit 25% dari modal dasar
– Memebuhi syarat yang ditetapkan oleh UU
– Tidak bertentangan dengan ketertiban umum dan kesusilaan
3. Jika pengajuan tersebut sudah mendapatkan ijin dan disahkan oleh menteri Hukum dan HAM, maka menteri Hukum dan HAM wajib mengumumkan tentang berdirinya PT tersebut pada BNRI (Berita Negara Republik Indonesia)
4. Setelah diumumkan dalam BNRI, maka Perseroan Terbatas tersebut dinyatakan sah dan sudah dapat malakukan operasional perusahaan.
Itulah penjelasan mengenai cara mendirikan Perseroan Terbatas.

Leave a Comment

Previous post:

Next post: