Capaisukses

Asam Lemak Jenuh

by Tofik Online

dollar-sign

Asam Lemak Jenuh – Apa itu asam lemak? Asam lemak ialah senyawa gugus karboksil dengan alifatik. Bersama dengan gliserol adalah merupakan penyusun utama dari minyak nabati (lemak) dan merupakan bahan baku untuk semua lipidia yang terdapat pada makhluk hidup. Asam ini sangat mudah sekali di jumpai pada minyak goreng, lemak hewan, margarin yang menentukan nilai gizinya. Asam lemak bisa terbentuk bebas secara alami. Asam lemak juga sering di sebut asam alkanoat atau asam karboksilat (pada rumus kimia adalah R-COOH or R-CO2H.

Asam Lemak

Asam Lemak

Asam lemak ini di bedakan menjadi 2 yaitu asam lemak jenuh dan asam lemak tak jenuh. Perbedaannya asam lemak jenuh hanya memiliki ikatan tunggal di antara atom-atom yang menyusun di dalamnya dan asam lemak tak jenuh memiliki paling sedikit 1 ikatan ganda di antara atom-atom karbon yang menyusunnya. Asam lemak adalah merupakan asam lemah, umumnya lemak ini menjadi cair atau menjadi padat pada suhu ruang (27 derajat celcius) Jadi semakin panjang rantai C penyusunnya maka semakin mudah pula membeku dan juga semakin sukar larut.

Asam lemak jenuh bersifat lebih stabil daripada asam lemak yang satunya tadi yaitu asam lemak tak jenuh. Ikatan ganda pada asam lemak tak jenuh mudah bereaksi (mudah teroksidasi) dengan oksigen. Oleh karena itu, ini sering dikenal dengan istilah bilangan oksidasi bagi asam lemak. Asam tak jenuh memiliki ikatan ganda yang menjadikannya 2 bentuk yaitu cis dan trans. Semua asam lemak nabati memiliki bentuk cis dan asam lemak bentuk trans hanya diproduksi oleh sisa metabolisme hewan atau di buat secara sintetis.

Proses biokimia sintesis asam lemak pada tumbuhan dan hewan relatif sama. Berbeda dengan tumbuhan, yang mampu membuat sendiri kebutuhan asam lemaknya, hewan kadang kala tidak mampu memproduksi atau mencukupi kebutuhan asam lemak tertentu. Asam lemak yang harus dipasok dari luar ini dikenal sebagai asam lemak esensial karena organisme yang memerlukan tidak memiliki cukup enzim untuk membentuknya. Nilai gizi pada asam lemak menghasilkan banyak ATP yang mengandung energi tinggi. Oleh karena itu kebutuhan lemak dalam pangan diperlukan. Asam lemak takjenuh di anggap mempunyai nilai gizi yang lebih tinggu atau lebih baik dikarenakan lebih reaktif dan merupakan antioksidan yang berada di dalam tubuh. Karena mudah teroksidasi dan terhidrolisis pada suhu ruang asam lemak yang di biarkan terlalu lama kemungkinan besar akan turun nilai gizinya. Untuk pengawetan dapat dilakukan dengan menyimpan dalam suhu yang sejuk dan harus kering, serta harus menghindarkan dari kontak langsung dengan udara.

Leave a Comment

Previous post:

Next post: